Postingan

MAAFKAN AKU PAK.. BU

pak, bu. maafkan anakmu ini terimakasih atas semua cintamu yang selalu mengelilingi diriku terimakasih atas semua bimbingan mu pak bu jika aku mengingat masa masa kemarin rasanya .. aaah aku ingin mengulang itu semua. aku ingin memperbaikabinya ya Rabb. aku ingin memperbaiki semua kesalahanku.  maafkan aku pak bu.. aku belum bisa menjadi orang baik, oraang yang membuatmu bangga, aku hanya menyusahkan, bagai benalu dulu, ya.. dulu... berangkat sekolah pasti ibu ngepangin rambutku,dan sepulang aku sekolah pun nyisirin rambut yang bentuk rambut itu entah seperti apa. butuh 2 jam hanya untuk menyisirnya. makan disuapin, tidu bareng dan apapun yang aku minta pasti ibu beri. aku ingat saar itu aku gak mau makan, padahal ibu udh ngambilin bahkan mau nyuapin tapiii... aku malah marah marah.mungkin ibu udah kesel, sampai2 saat itu ibu nyubit aku. tapi setelah aku, aku melihat wajahnya. terlihat penyesalan. tapi aku? tidak ada penyesalan sama sekali. ada juga disaat dimana ibu...

AKU BANGGA DENGAN KELUARGA KECIL INI

Rabb, aku tau ini salah. rasa iriku dengan 'mereka' dahulu hanya bagaikan titik air tapi saat ini? rasa iri ini sudah bagai titik air yang menyatu dengan lautan. luaaass sekali.. aku iri dengan mereka yang terlahir dalam keluarga itu, terlebih lagi ayah ibu sampai anak anak nya aktif dalam kegiatan itu. rasanya aku ingin sekali masuk kedalamnya, aku ingin merasakan rasany berada dalam keluarga itu. ayah dan ibu yang sibuk dengan dakwah dan tak juga lupa dengan keluarganya dan anak anaknya yang sedari kecil sudah diajak untuk mengikut jejak ayah ibunya. aku ingin sekali berada dalam situasi itu, aku ingin merasakan sedikit saja... tapi, ada segelintir orang yang mempunyai keluarga seperti itu tetapi malah menyia nyiakannya. entah karna alasan apa??? jika andai dalam islam diperbolehkan, aku akan berandai jika aku dalam posisinya aku tidak akan menyianyiakannya sedikit pun, aku pasti dengan bangga mengatakan "HEI AYAH DAN IBUKU JUGA SALAH SATU ORANG YANG MEMPERJUANGKAN D...

ADA SAATNYA :')

semua telah ditentukan Allah yaa, dari hal yang terkecil sampai hal terbesar sekalipun kita sebagai manusia hanya tinggal berdoa usaha ikhtiar tawakkal dan satu lagi menanti datangnya sebuah harapan  :") apa yang nantinya kita dapatkan apakah selalu bergantung dengan apa yang telah kita lakukan? dan apa lagi lagi itu tentang sebuah kepantasan? hati ini merasa seperti tak mempunyai arah, setelah semua yang aku "nanti" ternyata tidak seperti yang aku harapkan aku sudah mengetahui semuanya, dari awal hingga akhir bahkan sampai bagian dalamnya semua nya sudah seperti kaca yang hancur berkeping keping. rasanya "penantian" itu tidak ada gunanya, harapak ku hilang tapi aku bersyukur kepada Mu Rabb, engkau memberikan aku petunjuk engkau memberikan tahuku atas semua yang terjadi, sehingga waktu yang terbuang untuk ini tidak semakin banyak kalo ingin menyalah-nyalahkan sebenarnya aku dan mereka yang salah bodohnya aku termakan dengan hal itu, dan mereka? mere...

BAPAK

pak, tidak tahu apa yang harus aku ucapkan kepadamu semuanya yang telah engkau korbankan untuk kita... ya kita semua yang ada disini ibu, abang , kakak, teteh dan bahkan sekarang menantu sampai cucumu selalu engkau sayang sayang mu kepada kami semua tanpa pamrih engkau selalu mengorbankan apa yang engkau punya pak harta, jiwa bahkan raga aku tau.. engkau tidak banyak mengharap kepada kami semua aku tahu engkau hanya ingin keluarga kecil mu ini sukses semua sukses dunia akhirat bapak gak pernah memarahi kami kalaupun bapak marah pasti ada sebab dibalik itu semua kepada anak dan istrinya bapak tegas aku ibu abang kakak teteh mengerti bapak seperti itu karena bapak tidak ingin kita kenapa-kenapa kami mengerti pak bapak hanya menginginkan kami menjadi seorang yang tegas dan tegar bapak gak ingin anggotan keluarganya tertimpa masalah tapi apa balasan kami? apa kami selalu mendengarkan apa yang bapak bilang? apa kami sudah menghargai semua jerih payah yang telah bapak l...

IBU :")

"mut yang pinter belajarnya, kan dirumah gak ngapa-ngapain"-Ibu gak ngapa-ngapain disini itu maksudnya saya gak kerja, gak ngurus anak dll. disaat ibu bilang gitu tiba-tiba hati  tuh berasa "erggggghhhhh". kenapa, kenapa bisa gak memanfaatkan waktu dirumah untuk belajar dan hal bermanfaat lainnya. terlebih lagi perhatian ibu gak bakal disaingi siapapun. setiap sebelum berangkat kuliah pasti nasi dan lauk beserta susu udah siap di meja maka, saya tinggal makan aja. bukan hanya saat kuliah bahkan saat puasa pun begitu. setiap pulang kuliah, khususnya hari senin pasti kepala salalu aja pusing dan ibu pasti suda hafal kebiasaan diri ini. sampai rumah pasti ibu bikinin teh anget, terus pasti disuruh tidur dulu dan malemnya bangun untuk ngerjain tugas atau kerjaan untuk besok. entah bagaimana rasanya kalo harus kehilangan ibu, diri ini masih belum siap Rabb.. masih terlalu banyak kesalahan, dan masih terlalu banyak mimpi yang belum aku laksanakan terlebih lagi me...

HADIAH

Gambar
copas dari postan sebuah grup di Fb KHUSUS MUSLIMAH Hadiah. Bayangkan ada sebuah bank yang memberi anda pinjaman uang  sejumlah Rp. 86.400.- setiap paginya . Semua uang itu harus anda gunakan. Pada malam hari, bank akan menghapus sisa uang yang tidak anda gunakan selama sehari. Coba tebak, apa yang akan anda lakukan? Tentu saja, menghabiskan semua uang pinjaman itu. Setiap dari kita memiliki bank semacam itu; bernama WAKTU. Setiap pagi. ia akan  memberi anda 86.400 detik. Pada malam harinya ia akan menghapus sisa waktu yang tidak anda gunakan untuk tujuan baik. Karena ia tidak memberikan sisa waktunya pada anda. la juga tidak memberikan waktu tambahan. Setiap hari ia akan membuka satu rekening baru untuk anda. Setiap malam ia akan menghanguskan yang tersisa. Jika anda tidak menggunakannya maka kerugian akan menimpa anda. Anda tidak bisa menariknya kembali. Juga, anda tidak bisa meminta "uang muka" untuk keesokan hari. Anda harus hidup di dalam simpanan hari ini. Maka dari...

Saudariku, aku mencintaiMu karena Allah

kemarin, sekarang dan sampai saat ini. terimakasih saudariku, terimakasih semua nasihat yang pernah terucap dari bibirmu. dari dulu sampai detik ini kata "proses yang selalu keluar dari mulut ini" tapi kapan proses itu selesai untuk menjadi lebih baik. hanya perkataan yang selalu keluar dari mulu ini tapi apa bukti nyatanya? saat evaluasi storikal hari ini terlalu banyak kesalahanku. Allah menegurku secara halus dan dalam keadaan yang tepat. pertama dari pembukaan tilawah disitu dibacakan QS. As-saff dan diayat 3 berbunyi "kaburo maktan 'indallahi antaqulu maa laa taf'alun" saat itu entah ada sesuatu apa hati ku langsung terfokus pada kalimat "kaburo maktan 'indallahi". pada saat itu aku bahkan tak tahu sama sekali apa arti ayat tersebut dan setelah aku buka quran artinya adalah "Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan". setelah membaca terjemahan ayat tersebut seketika "p...